Akademisi Lima Negara Bahas Inovasi Digital pada Seminar Internasional Magister Ekonomi Syariah UIN Sultanah Nahrasiyah
Rangkang Belajar | Lhokseumawe – Akademisi dan pakar ekonomi Islam dari lima negara, yakni China, India, Malaysia, Palestina, dan Indonesia, berkumpul dalam International Seminar 2026 yang diselenggarakan oleh Program Studi Magister Ekonomi Syariah Pascasarjana UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe. Seminar yang berlangsung secara daring melalui Zoom Meeting pada Rabu (22/7/2026) tersebut mengangkat tema "Digital Innovations & Global Trends in Islamic Economics: Shaping the Future of Islamic Economics Through Digital Innovation."
Kegiatan ini diikuti oleh dosen, mahasiswa, peneliti, praktisi ekonomi syariah, serta peserta dari berbagai perguruan tinggi di dalam dan luar negeri. Forum tersebut menjadi ruang diskusi untuk membahas perkembangan inovasi digital yang semakin memengaruhi transformasi ekonomi dan keuangan syariah di tingkat global.
Ketua Program Studi Magister Ekonomi Syariah Pascasarjana UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe, Dr. Harjoni, M.Si., mengatakan bahwa seminar internasional ini merupakan bagian dari komitmen program studi untuk memperkuat jejaring akademik sekaligus mendorong pengembangan keilmuan ekonomi syariah di era digital. "Seminar internasional ini sangat penting dalam mendukung kemajuan digital finansial. Program Studi Magister Ekonomi Syariah ingin mengambil peran strategis dalam mendorong lahirnya gagasan, penelitian, dan kolaborasi internasional yang mampu menjawab tantangan transformasi digital di bidang ekonomi dan keuangan syariah," ujarnya.
Menurut Dr. Harjoni, perkembangan teknologi telah membawa perubahan besar pada industri keuangan syariah, mulai dari sistem pembayaran digital, financial technology (fintech) syariah, teknologi blockchain, hingga pemanfaatan artificial intelligence (AI) dalam berbagai layanan keuangan. Kondisi tersebut menuntut perguruan tinggi untuk tidak hanya menjadi pusat pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga melahirkan inovasi serta sumber daya manusia yang adaptif terhadap dinamika global.
Seminar dibuka secara resmi oleh Direktur Pascasarjana UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe, Prof. Dr. Zulfikar Ali Buto, M.A. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh narasumber internasional yang telah berpartisipasi dan berbagi pengalaman serta pengetahuan kepada para peserta. "Kami mengucapkan terima kasih kepada para pakar dari China, India, Malaysia, Palestina, dan Indonesia yang telah berbagi wawasan mengenai perkembangan ekonomi Islam dan inovasi digital. Kami berharap forum ini menjadi awal terbangunnya kolaborasi yang berkelanjutan dalam bidang pendidikan, penelitian, maupun pengabdian kepada masyarakat," ungkap Prof. Zulfikar. Ia menambahkan bahwa internasionalisasi perguruan tinggi tidak hanya diukur dari banyaknya nota kesepahaman yang ditandatangani, tetapi juga dari kualitas kolaborasi akademik yang mampu menghasilkan penelitian, inovasi, dan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Selama seminar, para narasumber mengulas berbagai isu strategis, antara lain digitalisasi layanan keuangan syariah, perkembangan fintech syariah, peluang kolaborasi riset lintas negara, serta tantangan membangun ekosistem ekonomi Islam yang inklusif, berkelanjutan, dan berdaya saing global.
Diskusi yang berlangsung selama hampir dua jam tersebut mendapat respons positif dari peserta. Sesi tanya jawab berlangsung interaktif dengan berbagai pertanyaan mengenai implementasi teknologi digital dalam industri keuangan syariah, peluang penelitian kolaboratif internasional, hingga strategi pengembangan ekonomi Islam di tengah perubahan ekonomi global.
Selain memperluas wawasan akademik, seminar ini juga menjadi momentum untuk memperkuat jejaring internasional Pascasarjana UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe dengan berbagai perguruan tinggi dan institusi luar negeri. Melalui forum ini diharapkan lahir berbagai bentuk kolaborasi, seperti penelitian bersama, publikasi ilmiah bereputasi internasional, pertukaran dosen dan mahasiswa, serta penyelenggaraan konferensi akademik secara berkelanjutan.
Penyelenggaraan seminar internasional ini merupakan bagian dari upaya Program Studi Magister Ekonomi Syariah dalam memperkuat atmosfer akademik, meningkatkan kualitas pendidikan, serta mendukung visi Pascasarjana UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe sebagai pusat pengembangan keilmuan Islam yang unggul, inovatif, dan berdaya saing global. Melalui forum ilmiah seperti ini, program studi berkomitmen untuk terus menghadirkan ruang kolaborasi internasional yang mendorong lahirnya gagasan, inovasi, dan solusi bagi pengembangan ekonomi syariah di era digital. (Joni)
Tags : Artikel Berita Kita Serba Serbi




Posting Komentar