Jumat, 04 Juli 2025

Penantian Panjang Berbuah Manis: Prodi PAI Raih Predikat Unggul, UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe Kian Bersinar


Rangkang Belajar | Lhokseumawe - Setelah penantian penuh debar pasca asesmen lapangan pada 14–15 Mei 2025, akhirnya kabar gembira itu tiba juga. 4 Juli 2025 menjadi Jumat penuh berkah — Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) FTIK resmi meraih predikat Unggul, mempertahankan dan sekaligus meningkatkan capaian akreditasi sebelumnya yang sudah lama dibanggakan.

Kabar ini dipastikan dengan terbitnya SK Keputusan Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (LAMDIK) Nomor: 961/SK/LAMDIK/Ak/S/VII/2025. Penantian hasil sidang akhir selama lebih dari 1,5 bulan pun terbayar lunas. Usaha keras, kerja cerdas, dan doa tak pernah putus akhirnya berbuah manis; rasa lelah, penasaran, dan sedikit was-was berubah menjadi bahagia dan syukur.

Kebahagiaan ini semakin lengkap, sebab hanya berselang beberapa minggu sebelumnya, IAIN Lhokseumawe juga resmi beralih bentuk menjadi UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe (UIN SUNA) berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 56 Tahun 2025 tertanggal 8 Mei 2025. Dalam waktu hampir bersamaan, dua kabar baik sekaligus menjadi hadiah istimewa bagi seluruh civitas akademika.

Selain itu, kebanggaan khusus juga dirasakan di lingkungan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK). Seiring dengan terbitnya SK akreditasi Unggul untuk Prodi PAI, hasil positif juga diraih oleh Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) sebagai pendatang baru yang untuk pertama kalinya melaksanakan asesmen lapangan, dan berhasil meraih nilai Baik Sekali.

Rektor UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe, Prof. Dr. Danial, M.Ag., melalui pesan di grup WhatsApp keluarga UIN SUNA, menyampaikan, “Selamat dan berkah atas nilai akreditasi yang berhasil diraih jurusan PBS, AKS, FEBI serta PAI dan PPG FTIK UIN Suna Lsm. Semoga Allah senantiasa merahmati dan memberkati kita semua. Kami atas nama pimpinan mengucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada semua pihak yang telah berkontribusi, berdedikasi, dan berpartisipasi selama ini.”

Di sisi lain, Dr. Agus Salim Salabi, M.A., mantan Ketua Prodi PAI yang kini menjabat Ketua Program Doktor Studi Islam Pascasarjana UIN SUNA, bersama Noval Fuadi, M.Pd., mantan Sekretaris Prodi PAI yang kini menjadi Ketua Prodi PIAUD, juga menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya.  Ucapan syukur tentunya disampaikan kepada Allah Swt. dan seluruh pihak yang telah mendoakan serta mendukung kelancaran proses akreditasi, mulai dari persiapan, penataan bukti, pelaksanaan asesmen lapangan hingga terbitnya SK ketetapan akreditasi Unggul ini.

Bagi mereka, “Capaian ini adalah hasil kerja keras dan kerja ikhlas banyak orang. Terima kasih kami kepada seluruh pimpinan; Rektor dan jajarannya, Dekan FTIK dan jajarannya yang kuat memberikan support, pihak LPM Dr. Zulfikar Ali Buto, M.A. dan tim yang meluangkan waktu untuk asesmen internal hingga dua kali, serta pihak eksternal Dr. Muhammad Fadhli, M.Pd., yang berpengalaman sebagai asesor LAMDIK dan turut memberikan masukan serta simulasi persiapan AL. Banyak lagi pihak-pihak yang tak dapat disebutkan satu per satu; mahasiswa, alumni, dosen, dan pengguna lulusan. Semoga Allah membalas segala kebaikan kontribusi mereka.”

Dengan capaian ini, Prodi PAI dan FTIK UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe semakin optimis melangkah, memperkokoh komitmen melahirkan pendidik dan cendekiawan muslim yang profesional, berintegritas, dan berdaya saing tinggi — menjadikan kampus tercinta semakin bersinar di kancah nasional dan internasional. (Noval)

Sub YouTube Channel Ikuti Channel YouTube Rangkang Belajar untuk mendapatkan konten baru seputar Pendidikan:

Minggu, 04 Mei 2025

Alumni Sambut Hangat Kunjungan Pimpinan Pesantren Darul Arafah Raya: Menjalin Ukhuwah, Menguatkan Sinergi, Menebar Manfaat


Rangkang Belajar | Lhokseumawe – Suasana hangat penuh keakraban menyelimuti acara temu ramah yang digelar oleh Ikatan Alumni Pesantren Darul Arafah (IKAPDA) wilayah Aceh Utara, Lhokseumawe, dan Bireuen pada Minggu, 04/05/2025. Acara ini digelar sebagai bentuk sambutan atas kedatangan rombongan Pesantren Darul Arafah Raya (PDAR) Deli Serdang, Sumatera Utara, yang dipimpin langsung oleh Dr. H. Harun Lubis, M.Psi., selaku Mudir (Pimpinan) PDAR.

Kegiatan temu ramah ini mengusung tema "Menjalin Ukhuwah, Menguatkan Sinergi, Menebar Manfaat", sejalan dengan misi kunjungan rombongan PDAR untuk mempererat hubungan dengan para alumni serta memperkuat sinergi antara pesantren dan alumninya dalam meningkatkan citra dan daya tarik pendidikan pesantren di tengah masyarakat. Dalam kunjungannya, Pimpinan PDAR juga didampingi oleh Ust. Novi Alpan, M.Psi (bagian pendidikan dan pengajaran), Ust. Nirwansyah, M.Pd., (Kepala SMP Galih Agung), dan Ust, H. Romi Syafrizal, Lc. (Humas PDAR). 

Acara berlangsung dalam dua sesi. Sesi pertama dilaksanakan di Waroeng Bambu, Kreung Geukueh, Aceh Utara, mulai pukul 16.30 hingga 18.00 WIB. Sesi kedua berlanjut pada malam harinya, pukul 20.30 hingga 22.30 WIB, bertempat di rumah salah satu alumni di kawasan Panggoi, Lhokseumawe.

Sekira 50 alumni (Santri dan Dyah) dari lintas angkatan, mulai dari angkatan pertama hingga angkatan ke-31, hadir memeriahkan acara ini. Mereka datang dari berbagai latar belakang profesi, seperti guru, dosen, dokter, TNI, pengusaha, wirausahawan, hingga mahasiswa aktif, menunjukkan keberagaman kontribusi alumni PDAR di Tanah Rencong - Serambi Mekah. 


Salah satu alumni yang berdomisili di Lhokseumawe, Mahmud Hamzah, yang juga mewakili tuan rumah penyelenggara, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah awal yang sangat berarti bagi wilayah Aceh. “Kegiatan roadshow yang dihadiri langsung oleh pimpinan PDAR merupakan gebrakan perdana untuk wilayah Aceh dan menjadi langkah baik dalam meningkatkan kepercayaan serta loyalitas. Untuk itu, kami merasa penting mengundang alumni dari Aceh Utara dan Bireuen sebagai bentuk apresiasi kami terhadap langkah baik ini,” ujar Mahmud.

Tak hanya menjadi ajang silaturahmi, acara ini juga dimanfaatkan sebagai momen sosialisasi tentang perkembangan terbaru kegiatan pendidikan di Pesantren Darul Arafah Raya. Dalam suasana penuh kekeluargaan, sesi diskusi terbuka digelar untuk menampung saran dan masukan dari alumni demi kemajuan bersama.

Kunjungan ini menjadi langkah strategis PDAR dalam memperkuat jaringan alumni dan memperluas dampak positif pendidikan pesantren. “Kehadiran kami ke daerah ini bukan hanya untuk bersilaturahmi, tetapi juga sebagai bagian dari ikhtiar besar membangun koneksi yang lebih erat antara pesantren dan alumninya,” ujar Dr. Harun Lubis dalam sambutannya.

Antusiasme dan semangat alumni dalam menyambut rombongan PDAR mencerminkan kuatnya rasa memiliki terhadap almamater, serta kesiapan untuk terus bersinergi dalam misi dakwah dan pendidikan. Diharapkan kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan menjadi inspirasi bagi Alumni di wilayah-wilayah lainnya. (Deas-Lhoks)

Sub YouTube Channel Ikuti Channel YouTube Rangkang Belajar untuk mendapatkan konten baru seputar Pendidikan:
Cloud Hosting Indonesia

Sabtu, 08 Maret 2025

Pengajian Zahratul Jannah Firya Lientas Gelar Jumat Berkah dengan Berbagi Takjil dan Santunan


Lhokseumawe – Kegiatan berbagi kebaikan terus digalakkan oleh kelompok pengajian ibu-ibu "Zahratul Jannah"  dari Komplek Perumahan Firya Lientas Alue Awe Muara Dua Lhokseumawe. Pada Jumat (09/03/2025), mereka kembali mengadakan kegiatan rutin "Jumat Berkah Ramadan" dengan berbagai bentuk kepedulian sosial bagi masyarakat.

Kegiatan diawali dengan pemberian takjil ke Masjid Raudhatul Jannah Alue Awe. Setelah itu, anggota pengajian melanjutkan aksi berbagi takjil utnuk berbuka bagi para pengguna jalan yang melintas di Jalan Lintas Provinsi Medan-Banda Aceh, tepatnya di depan Rumah Sakit Cut Meutia, Lhokseumawe. Takjil dan sedekah lainnya yang dibagikan merupakan hasil sumbangan dari para jamaah pengajian, yang kemudian disalurkan oleh perwakilan anggota, yakni Ibu Ani (Ketua Pengajian), Ibu Dewi (Bendahara), dan Ibu Yanti (Anggota).

Selain berbagi takjil, kegiatan Jumat Berkah di bulan Ramadan kali ini juga mencakup pemberian paket sembako kepada masyarakat yang membutuhkan serta santunan bagi anak yatim. Program ini menjadi agenda rutin yang terus dikembangkan oleh kelompok pengajian Zahratul Jannah sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama dan upaya menanamkan nilai-nilai sosial dalam kehidupan sehari-hari.


"Alhamdulillah, setiap pekan kami berusaha untuk terus berbagi. Kegiatan ini diharapkan bisa menginspirasi lebih banyak orang untuk peduli terhadap lingkungan sekitar dan berbagi rezeki dengan sesama," ujar Ibu Ani selaku Ketua Pengajian.

Kegiatan sosial seperti ini mendapat sambutan positif dari masyarakat sekitar. Banyak penerima manfaat yang merasa terbantu dengan adanya inisiatif berbagi dari komunitas pengajian ini. Semangat gotong royong dan kepedulian sosial yang ditunjukkan oleh ibu-ibu pengajian Zahratul Jannah patut menjadi contoh dalam menumbuhkan rasa kebersamaan dan solidaritas di tengah masyarakat.

Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan semangat berbagi dan kepedulian terhadap sesama terus tumbuh dan memberikan manfaat bagi banyak orang. Semoga Jumat Berkah yang diinisiasi oleh kelompok pengajian Zahratul Jannah semakin berkembang dan dapat menginspirasi komunitas lainnya untuk melakukan hal serupa. (Deas-Lhoks)

Sub YouTube Channel Ikuti Channel YouTube Rangkang Belajar untuk mendapatkan konten baru seputar Pendidikan:

Jumat, 26 April 2024

Merekat Silaturahmi melalui Balai Pengajian Perum. Firya Lientas

Rangkang Belajar | Setiap malam Jumat, kaum Bapak warga perumahan Firya lientas Jl. Elak, Alue Awe, Muara Dua, Lhokseumawe berkumpul untuk mengadakan pengajian kitab rutin. Pengajian ini tidak hanya menjadi sarana untuk mencari berkah ilmu, tetapi juga menjadi wadah penting untuk merekat silaturahmi di antara warga kompleks.

Pengajian rutin dengan pendalaman permasalahan fikih dari Kitab "Sabīlul Muhtadīn" karangan Muhammad Rasyid Abdullah Al-Banjari dipandu oleh Tengku Dr. Munadi, M.A. Dosen IAIN Lhokseumawe yang juga merupakan warga Perum. Firya Lientas. Ini menunjukkan bahwa kegiatan pengajian benar-benar menjadi milik bersama bagi seluruh warga kompleks. 

Semangat kajian kitab menjadi semakin kuat karena mayoritas warga kompleks memiliki kesibukan sendiri-sendiri, sehingga momen pertemuan seminggu sekali ini menjadi sangat berarti untuk menjaga dan mempererat tali persaudaraan di antara warga komplek perumahan.

Dalam suasana yang penuh kehangatan, selain berdiskusi terkait permasalahan fikih, kaum bapak peserta pengajian dapat saling bertukar informasi, berbagi cerita, dan saling memberikan dukungan moral. Dalam konteks yang lebih luas, pengajian kitab rutin ini juga memiliki dampak yang positif dalam memperkuat identitas keislaman warga kompleks. Mereka tidak hanya belajar tentang agama, tetapi juga mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. 

Pengajian ini juga menjadi ajang untuk menjaga tradisi dan budaya lokal yang kental dalam kehidupan masyarakat Aceh. Hal ini membuktikan bahwa kegiatan keagamaan dapat menjadi media yang kuat untuk membangun hubungan sosial yang harmonis dan erat di tengah kesibukan dan dinamika kehidupan modern. (Deas-Lhoks)

Sub YouTube Channel Ikuti Channel YouTube Rangkang Belajar untuk mendapatkan konten baru seputar Pendidikan:

Ikuti Channel YouTube

Connect