Pascasarjana UIN Sultanah Nahrasiyah Jalin Kemitraan Strategis dengan Mahkamah Syar'iyah Idi melalui MoU dan Sosialisasi Program Pascasarjana
Rangkang Belajar | Aceh Timur – Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe terus memperkuat jejaring kemitraan dengan berbagai institusi strategis sebagai bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi dan upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan Mahkamah Syar'iyah Idi, Kabupaten Aceh Timur, yang dirangkaikan dengan sosialisasi Program Pascasarjana Tahun Akademik 2026/2027, Kamis (16/7/2026).
Kegiatan ini dipimpin oleh Wakil Direktur Pascasarjana UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe, Dr. Agus Salim Salabi, M.A., bersama Ketua Program Studi Hukum Keluarga Islam, Dr. Kafrawi, M.A., Sekretaris Program Studi Ekonomi Syariah, Ali Muhayatsyah, M.E.I., Sekretaris Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam, Linur Fica, M.Kes., serta didampingi sejumlah tenaga kependidikan Pascasarjana dan mahasiswa aktif program Doktor Studi Islam.
Kehadiran rombongan disambut langsung oleh Ketua Mahkamah Syar'iyah Idi, Wafa’, S.H.I., M.H., beserta jajaran hakim, panitera, sekretaris, dan pegawai Mahkamah Syar'iyah. Sebelum memasuki agenda utama, Ketua Mahkamah Syar'iyah mengajak tim Pascasarjana berkeliling gedung untuk memperkenalkan berbagai fasilitas pelayanan, ruang persidangan, ruang mediasi, serta sistem pelayanan peradilan yang diterapkan di lingkungan Mahkamah Syar'iyah Idi. Suasana penuh keakraban tersebut menjadi awal yang baik dalam mempererat hubungan kelembagaan antara kedua institusi.
Acara inti berlangsung di ruang pertemuan Mahkamah Syar'iyah Idi. Dalam sambutannya, Wafa’, S.H.I., M.H. menyampaikan apresiasi atas kunjungan Pascasarjana UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe dan menyambut baik terjalinnya kerja sama antarlembaga. Menurutnya, Nota Kesepahaman yang ditandatangani diharapkan menjadi pintu masuk bagi berbagai program kolaboratif, khususnya dalam peningkatan kapasitas aparatur peradilan melalui pendidikan lanjutan, penelitian, seminar ilmiah, dan kegiatan pengembangan kompetensi lainnya.
Sementara itu, Wakil Direktur Pascasarjana, Dr. Agus Salim Salabi, M.A., menegaskan bahwa kemitraan dengan Mahkamah Syar'iyah Idi merupakan bagian dari strategi Pascasarjana untuk memperluas jejaring kerja sama dengan berbagai institusi pemerintah dan lembaga profesional. Ia berharap sinergi tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi kedua belah pihak, baik dalam pengembangan sumber daya manusia maupun dalam pelaksanaan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Sebagai simbol komitmen bersama, kedua institusi kemudian menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) yang mencakup kerja sama di bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, serta pengembangan berbagai program akademik yang relevan dengan kebutuhan lembaga peradilan.
Usai penandatanganan MoU, kegiatan dilanjutkan dengan sosialisasi Program Pascasarjana UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe. Pada sesi awal, Linur Fica, M.Kes., memperkenalkan profil Pascasarjana beserta program studi Magister dan Doktor yang tersedia serta berbagai peluang studi lanjut bagi aparatur Mahkamah Syar'iyah.
Selanjutnya, Dr. Agus Salim Salabi, M.A., memaparkan sistem penyelenggaraan pendidikan di Pascasarjana, mulai dari sistem perkuliahan yang fleksibel bagi aparatur yang masih aktif bekerja, status akreditasi program studi, mekanisme penerimaan mahasiswa baru, hingga sistem pembiayaan pendidikan. Ia juga menjelaskan berbagai aktivitas akademik unggulan yang menjadi bagian dari pengembangan kompetensi mahasiswa, seperti seminar nasional dan internasional, publikasi artikel ilmiah pada jurnal bereputasi, konferensi akademik, workshop metodologi penelitian, serta berbagai kegiatan ilmiah lainnya.
Sesi diskusi berlangsung interaktif dengan antusiasme tinggi dari para peserta. Berbagai pertanyaan disampaikan mengenai mekanisme perkuliahan bagi aparatur yang masih aktif bekerja, peluang beasiswa, sistem pembiayaan, proses penerimaan mahasiswa baru, hingga prospek pengembangan karier melalui pendidikan Magister dan Doktor.
Melalui kegiatan ini, Pascasarjana UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe tidak hanya memperkenalkan layanan akademiknya, tetapi juga memperkuat sinergi dengan Mahkamah Syar'iyah Idi sebagai mitra strategis dalam pengembangan pendidikan tinggi. Kerja sama tersebut diharapkan menjadi awal lahirnya berbagai program kolaboratif yang mampu meningkatkan kompetensi aparatur peradilan sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan pendidikan, penelitian, publikasi ilmiah, dan pengabdian kepada masyarakat di Aceh. (Gus_Aby)
Tags : Artikel Berita Kita Kampus Serba Serbi Wawasan




Posting Komentar